Menjelajah Budaya

Kampung Adat Nusantara

Rasakan kekayaan tradisi, kearifan lokal, dan harmoni kehidupan dari Kampung Adat Urug dan Cisungsang yang terjaga lintas generasi.

Eksplorasi Budaya

Mengenal Lebih Dekat Kampung Urug

Kampung Adat Urug berada di Kampung Urug, Desa Kiara Pandak, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, dengan jarak sekitar 42 km dari Cibinong. Kampung ini merupakan peninggalan peradaban lama yang hingga kini masih menjaga dan menjalankan nilai-nilai adat istiadat leluhur.

Pola permukiman Kampung Urug berciri rumah adat Sunda dengan rumah berkolong, lumbung padi (leuit), serta arsitektur khas julang ngapak dan jago anjing. Kehidupan sosial masyarakatnya terikat kuat melalui hubungan kekerabatan yang dikenal sebagai Tatali Kahuripan.

Sistem kepemimpinan adat dipusatkan di Gedong Ageung dan dipimpin oleh Ki Kolot Ukat, didukung oleh tokoh adat lainnya yang bertugas menjaga adat, mengatur masyarakat, serta melestarikan tradisi dan sejarah Kampung Urug.

Secara historis, Kampung Adat Urug diyakini telah berdiri sekitar 450 tahun lalu dan berkaitan dengan masa pemerintahan Prabu Nilakendra dari Pajajaran. Saat ini, Kampung Urug juga menjadi destinasi wisata budaya dengan kunjungan yang meningkat pada hari-hari besar dan acara adat.

Lokasi Kampung Urug

Dokumentasi Kampung Urug

Eksplorasi Budaya

Mengenal Lebih Dekat Kasepuhan Cisungsang

Kasepuhan Cisungsang merupakan masyarakat adat di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Masyarakatnya masih mempertahankan adat dan tradisi leluhur yang diwariskan secara turun-temurun serta memiliki hubungan erat dengan alam.

Kehidupan masyarakat Kasepuhan Cisungsang sangat berkaitan dengan pertanian. Mereka masih menggunakan cara tradisional dalam bertani dan tidak diperbolehkan menggunakan pupuk kimia maupun alat pertanian modern.

Masyarakat Kasepuhan Cisungsang memiliki berbagai tradisi tahunan, seperti Nibakeun Sri ka Bumi, Ngamitkeun Sri ti Bumi, Ngunjal, Rasul Pare di Leuit, dan Seren Taun. Tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat adat.

Seren Taun menjadi salah satu tradisi utama sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen. Kegiatan ini juga menampilkan berbagai kesenian tradisional dan menjadi daya tarik wisata budaya sekaligus membantu melestarikan budaya serta mengembangkan ekonomi lokal.

🔗 Sumber: Kementerian Pariwisata

Lokasi Kasepuhan Cisungsang

Dokumentasi Kasepuhan Cisungsang

Berita Terbaru

Berita

Kunjungi Desa Adat di Banten, Mardiono Dicurhati Masalah Irigasi

Selasa, 29 April 2025

Baca Selengkapnya
Berita

Komitmen Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bogor Tetapkan Kampung Urug Sebagai Kawasan Heritage

Rabu, 28 Mei 2025

Baca Selengkapnya